Selasa, 29 November 2011

Gambaran "Kebingungan" Saat ini

Saya akui kali ini memang benar-benar lagi terserang flu, bahkan bukan hanya hidung yang tiap hari saya buat bernafas, kaki yang notabennya juga bisa diajak jalan ke sana ke mari, sekarang pun terasa berat, dan saya rasa kaki saya juga lagi terserang flu.

Hmm...Apakah penyebab semua ini adalah pergantian musim??saya jawab tidak.
Eits berbicara tentang pergantian musim sangat "menarik" memang, cobalah kita tengok ke "atas" sebentar untuk membahas pergantian musim ini, kalau dalam analisa saya, pergantian musim kali ini memang sangat menggemparkan sekaligus membingungkan. Para pejabat-pejabat yang sedang menduduki jabatannya seolah bersaing ketat dalam momen "pergantian musim" ini. Lho kenapa saya tiba-tiba ngomongin pejabat ya..haha.

Saya langsung utarakan ni ja ya, menyinggung sedikit tentang reshuffle kabinet Indonesia Bersatu Jilid II cukup menghibur dalam arti menggelitik perut rakyat kecil seperti saya. (*Lho qo vulgar bgt) Tak kasih contoh kecil...partai yang dulunya ngotot banget gak mau jadi koalisi, semenjak ada "pergantian musim" mereka langsung berbondong-bondong bersaing untuk menjadi koalisi partai yang dianggap mereka paling kuat...hahaha jan wagu tenan.
Akhirnya apa...Bapak Presiden kita Yang Terhormat bingung dan memberikan keputusan salah satunya yaitu menambah wakil-wakil menteri. Hal ini sontak menggemparkan dunia persilatan, ups dunia politik maksut saya. Ada yang menganggap boros lah ada yang menganggap apa lah. Sebenarnya saya males buuaanggettt membahas pemerintahan kita, tapi mau gimana lagi seolah-olah "pergantian musim" ini pas banget dengan pergantian musim kemarau ke musim hujan....hahaha Terus kalo ini jadi alasan berarti pergantian musim mendatang apakan ikut-ikutan "ganti musim" juga??
saya jawab "gitu ja qo repot".

Ok lah kita tinggalkan itu, balik lagi ke soal flu tadi. Tubuh kita ini dikendalikan oleh kepala yang didalamnya terdapat otak yang gunanya untuk mikir. Akan tetapi pemikiran-pemikiran yang dikeluarkan otak disaring terlebih dahulu oleh salah satu organ yang menurut saya sangat penting sekali yaitu "HATI" kemudian diresapi oleh perasaan. Setiap kegiatan yang kita lakukan pasti disaring oleh hati. La ini yang membedakan kegiatan orang "jahat" dengan kegiatan orang "baik". Lain dari itu mungkin orang tidak pernah menghiraukan bahwa ditengah-tengah kata jahat dan baik itu ada kata lagi yang turut andil dalam melakukan kegiatan. Kata tersebut adalah "bingung". Ketika orang dalam posisi kata ini, orang tersebut akan mengalami depresi yang ringan contohnya mondar-mandir sendiri, dll. Bahkan gejala depresi yang berat contohnya stres..horor jg ya..

Terus apa hubungannya flu dengan bingung??saya jawab sangat erat sekali hubungannya....hmmm aneh kan.
Ketika orang bingung, orang tersebut lagi mengalami ketidaksingkronan antara Hati dengan Pikiran. Dan dalam posisi ini Hati tidak mau menyaring tindakanyang dihasilkan oleh pikiran, sedangkan pikiran ngotot sekali ingin melakukan kegiatannya. La dengan adanya hal itu perbuatan atau kegiatan yang akan kita lakukan ngambang alias tidak jelas yang akhirnya kalau masih tetap dijalankan kemungkinan besar menghasilkan efek yang kurang baik. Bahkan tidak hanya efek fisik yang kurang baik, jiwa kita ikut-ikutan tidak baik. Salah satu efek dari hal tersebut adalah timbulnya penyakit-penyakit yang tidak jelas pula seperti saya tadi. Dan biasanya hal yang sangat mempengaruhi adalah tentang CINTA, Lo qo malah tambah gak nyambung ya....
Karena kebingungan cinta, orang bisa melakukan hal-hal yang tidak masuk akal, karena kebingungan cinta, orang tiba2 bisa jatuh sakit. Gak percaya?? buktikan sendiri..Di sini saya juga masih bingung apa sebenarnya penyebab kebingungan saya, apakah itu masalah cinta, wanita, tahta atau harta apakah itu masalah lain yang sehingga mengakibatkan
"kaki yang notabennya juga bisa diajak jalan ke sana ke mari, sekarang pun terasa berat, dan saya rasa kaki saya juga lagi terserang flu"... Dan mungking pejabat-pejabat yang lagi "pergantian musim" itu lagi bingung juga kali ya...hahaha

(Dedy Setyartono)